Pengembang inZOI Hapus Denuvo Setelah Mendapatkan Banyak Protes dari Gamer

Tidak lama lagi, game simulasi kehidupan terbaru dari Krafton yang berjudul inZOI akan segera diluncurkan. Antusiasme yang tinggi datang dari para gamer, terutama setelah mereka melihat gambaran awal mengenai kualitas game ini di versi Creative Studio.

Namun, dalam beberapa hari terakhir, komunitas gamer mulai menemukan bahwa inZOI akan menggunakan sistem anti-pembajakan Denuvo. Hal ini memicu banyak protes, dan bahkan mendorong tim pengembang untuk memutuskan untuk menghapus Denuvo dari game ini. Benarkah begitu?

Pengembang inZOI Hapus Denuvo dari Game pada Peluncurannya

Semua ini berawal dari seorang pengguna Reddit bernama ginkalewd, yang menemukan bahwa game inZOI akan dilengkapi dengan sistem Denuvo. Penemuan tersebut kemudian menuai banyak keluhan, terutama di kalangan gamer yang menginginkan pengalaman bermain dengan performa terbaik tanpa gangguan.

Menanggapi hal ini, Kjun, yang menjabat sebagai Produser dan Direktur pengembang inZOI, mengeluarkan pernyataan resmi mengenai keputusan tersebut.

Pengembang Dengar Keluhan Gamer

Kjun menjelaskan bahwa setelah mempertimbangkan berbagai masukan dan melihat reaksi negatif dari komunitas, pengembang akhirnya memutuskan untuk menghapus Denuvo dari game inZOI.

Rencana Masa Depan untuk inZOI

Mewakili seluruh tim, Kjun menyampaikan permohonan maaf kepada para gamer terkait keputusan penggunaan Denuvo sebelumnya. Ia mengakui bahwa meskipun penghapusan Denuvo bisa meningkatkan risiko pembajakan setelah peluncuran, mereka percaya ini akan memberikan lebih banyak peluang positif bagi para pemain.

Ke depan, tim pengembang berjanji akan lebih mendengarkan masukan dari komunitas pemain, dengan tujuan agar game ini dapat dinikmati lebih luas dan memperkuat rasa saling percaya antara pengembang dan pemain di masa depan.

Demikian informasi mengenai keputusan pengembang inZOI untuk menghapus sistem Denuvo dari game ini. Bagaimana pendapat kalian tentang keputusan ini?

Genshin Impact 5.5: Hadirkan Area Baru dan Debut Karakter Eksklusif

Genshin Impact versi 5.5 telah diumumkan secara resmi, menghadirkan berbagai pembaruan menarik, termasuk wilayah baru Collective of Plenty dan dua karakter eksklusif yang siap bergabung dalam pertarungan di Teyvat. Dalam update ini, pemain akan diperkenalkan dengan Varesa dan Iansan, dua karakter berbasis Electro yang membawa gaya bertarung unik.

Varesa adalah karakter bintang 5 dari Natlan yang menggunakan Catalyst sebagai senjatanya. Ia akan tersedia dalam banner “Cornucopia of Contention” yang berlangsung dari 26 Maret 2025 hingga 15 April 2025. Dalam banner ini, pemain juga dapat memperoleh Iansan, karakter bintang 4 yang menggunakan Polearm dengan elemen Electro. Selain itu, Chevreuse (Polearm – Pyro) dan Gaming (Claymore – Pyro) juga akan mendapatkan peningkatan drop rate di banner yang sama.

Tidak hanya karakter baru, update ini juga membawa kabar baik bagi penggemar Xianyun (Cloud Retainer), yang akan kembali dalam banner rerun “The Crane Soars Skyward” pada periode yang sama. Banner ini akan menghadirkan karakter bintang 4 yang sama dengan banner Varesa, sehingga pemain memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapatkan Iansan, Gaming, dan Chevreuse.

Selain karakter, banner senjata juga akan menghadirkan senjata eksklusif bintang 5 seperti Vivid Notions untuk Varesa dan Crane’s Echoing untuk Xianyun. Senjata bintang 4 seperti Sturdy Bone (Sword), Fruitful Hook (Claymore), Mountain-Bracing Bolt (Polearm), Waveriding Whirl (Catalyst), dan Flower-Wreathed Feathers (Bow) juga mendapatkan peningkatan drop rate.

Dengan kehadiran area baru, karakter eksklusif, dan senjata kuat, update Genshin Impact 5.5 menjadi salah satu yang paling dinantikan. Pemain disarankan untuk mulai mengumpulkan Primogems agar tidak melewatkan kesempatan mendapatkan karakter favorit mereka!

InZoi Studio Ubah Haluan: DRM Dihapus, Komunitas Sambut Gembira

Menjelang peluncurannya, InZoi Studio mengambil keputusan signifikan yang dapat memengaruhi masa depan game ini. Sebelum rilis penuh, pengembang lebih dulu menghadirkan InZoi Creative Studio, sebuah versi yang memungkinkan pemain mengeksplorasi fitur pembuatan karakter serta mode kreatif. Namun, antusiasme komunitas sedikit meredup setelah diketahui bahwa perangkat lunak DRM Denuvo disertakan dalam versi ini. DRM kerap digunakan dalam pengembangan game untuk mencegah pembajakan, tetapi teknologi ini sering kali dikritik karena dapat menurunkan performa, memerlukan koneksi internet yang selalu aktif, dan berisiko membuat game tidak dapat diakses di masa depan.

Keberadaan DRM dalam InZoi Creative Studio menjadi sumber ketidakpuasan, terutama bagi komunitas modding yang melihatnya sebagai penghalang dalam berkreasi. Merespons umpan balik negatif ini, InZoi Studio mengambil langkah cepat dengan mengumumkan penghapusan Denuvo. Melalui pernyataan resmi di Discord, sutradara Hyung-jun Kim menjelaskan bahwa awalnya Denuvo diterapkan sebagai perlindungan terhadap distribusi ilegal. Namun, setelah mendengar masukan dari komunitas, mereka menyadari bahwa keputusan tersebut bertentangan dengan harapan pemain. Meskipun ada risiko peningkatan pembajakan setelah rilis, mereka yakin bahwa menghapus DRM akan memberikan kebebasan lebih bagi komunitas, memungkinkan interaksi serta inovasi yang lebih luas.

Langkah ini mendapat respons positif dari para calon pemain. Di forum Reddit, seorang pengguna bahkan menyatakan bahwa keputusan ini membuatnya semakin tertarik untuk membeli game tersebut. InZoi Studio pun terus menunjukkan keterbukaannya dengan merilis roadmap berisi rencana pembaruan mendatang. Game ini dijadwalkan rilis dalam akses awal untuk PC pada 28 Maret, sementara versi konsol untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X/S dipastikan menyusul di kemudian hari.

Dua Tim Komunitas Honor of Kings Melaju ke Babak Utama IKL Spring 2025

Kompetisi Honor of Kings tier satu di Indonesia, yaitu Indonesia Kings Laga (IKL) 2025, akan segera dimulai. Dua tim komunitas berhasil melaju ke babak utama setelah menunjukkan penampilan dominan selama babak kualifikasi. Tim-tim tersebut adalah Wiz 5 Esports dan Sigmapedia, yang akan bergabung dengan 18 tim Honor of Kings lainnya di panggung utama IKL 2025.

Namun, perjalanan menuju babak utama tidaklah mudah bagi Wiz 5 Esports dan Sigmapedia. Mereka harus bersaing dengan ratusan tim kuat lainnya yang juga berpartisipasi dalam kualifikasi terbuka.

Pada babak kualifikasi terbuka, total ada 256 tim yang berkompetisi, dan hanya delapan tim terbaik yang berhak melaju ke babak selanjutnya. Setelah melalui persaingan ketat, hanya dua tim yang lolos dan mendapatkan kesempatan untuk tampil di babak utama IKL 2025.

Pertandingan final dari open series mempertemukan Wiz 5 Esports dan Sigmapedia, di mana Wiz 5 Esports berhasil meraih kemenangan telak 3-0 tanpa balas. Meskipun Sigmapedia kalah, mereka tetap lolos ke babak utama IKL 2025 karena Honor of Kings memberikan kesempatan kepada dua tim finalis dalam grand final open series.

Dengan hasil ini, kedua tim resmi bergabung dengan delapan tim yang diundang langsung untuk IKL 2025 Main Stage, menjadikan total peserta yang sudah memastikan tempatnya di babak utama adalah:

  1. Alter Ego Enma (Tim Undangan)
  2. Mahadewa (Tim Undangan)
  3. Talon Esports (Tim Undangan)
  4. Kagendra (Tim Undangan)
  5. Dominator Esports (Tim Undangan)
  6. Onic Esports (Tim Undangan)
  7. Bigetron Esports (Tim Undangan)
  8. RRQ (Tim Undangan)
  9. Wiz 5 Esports (Kualifikasi)
  10. Sigmapedia (Kualifikasi)

IKL Spring 2025 juga akan memilih tiga tim Indonesia untuk berlaga di Kings World Cup (KWC) 2025, kompetisi internasional yang akan diselenggarakan di Riyadh, Arab Saudi, hasil kolaborasi antara Level Infinite dan Esports World Cup (EWC). Sebelumnya, EWC 2024 menawarkan total hadiah sebesar USD 3 juta.

Mod Peta GTA 6 di GTA 5 Dihapus, Take-Two Bertindak Cepat

Sebuah mod yang mereplikasi peta Grand Theft Auto 6 (GTA 6) ke dalam Grand Theft Auto 5 (GTA 5) telah dihapus setelah menarik perhatian Take-Two Interactive, perusahaan induk Rockstar Games. Mod ini dibuat berdasarkan bocoran informasi mengenai GTA 6 dan tampaknya tidak mendapat restu dari Take-Two untuk tetap beredar. Permintaan terhadap konten seputar GTA 6 memang terus meningkat, mengingat penggemar telah menunggu sekuel GTA 5 sejak perilisannya pada 2013. Setiap kali Rockstar Games meluncurkan seri baru Grand Theft Auto, mereka selalu menghadirkan inovasi besar dalam dunia game open-world. Dengan jadwal rilis GTA 6 yang ditetapkan pada 2025, antusiasme penggemar semakin tinggi, meskipun Rockstar tampaknya ingin menjaga informasi resmi tetap terkendali.

Seorang modder bernama Dark Space baru-baru ini menciptakan peta dalam GTA 5 berdasarkan bocoran informasi mengenai GTA 6. Mod ini memungkinkan pemain untuk merasakan tampilan awal dari lingkungan yang kemungkinan besar akan ada dalam GTA 6. Video gameplay dari mod tersebut diunggah ke kanal YouTube Dark Space dan langsung mendapat perhatian besar dari komunitas GTA dan para modder. Namun, Take-Two segera mengambil langkah hukum dengan mengajukan klaim hak cipta terhadap video tersebut. Dark Space akhirnya menghapus unggahan tersebut dan memberikan respons bahwa mod ini mungkin terlalu akurat dalam menggambarkan peta GTA 6, sehingga memicu tindakan dari Take-Two.

Spekulasi mengenai peta GTA 6 telah berkembang sejak lama, terutama setelah berbagai bocoran yang menyebutkan bahwa game ini akan berlokasi di Leonida, dengan fokus utama di Vice City, kota fiksi yang terinspirasi dari Miami, Florida. Para pemain terakhir kali mengunjungi Vice City lebih dari satu dekade lalu, dan kehadiran kota ini dalam GTA 6 tentu menghadirkan suasana baru dibandingkan Los Santos dalam GTA 5. Trailer perdana GTA 6 yang dirilis pada Desember 2023 langsung viral dan menjadi salah satu video non-musik paling banyak ditonton di YouTube. Hingga kini, Rockstar belum mengumumkan kapan trailer kedua akan dirilis, namun banyak penggemar berspekulasi bahwa April bisa menjadi momen penting bagi berita terbaru mengenai GTA 6.

Sambil menunggu informasi resmi lebih lanjut, para pemain masih dapat menikmati eksplorasi di dunia Grand Theft Auto 5, yang meskipun telah berusia lebih dari satu dekade, tetap menjadi salah satu game open-world terbaik sepanjang masa.

Tekken 8 Season 2: Anna Williams Kembali, Pac-Man Stage, dan Fighter Baru

Bandai Namco kembali mengguncang dunia game dengan pengumuman Tekken 8 Season 2 setelah sukses besar dengan Season 1 Character Pass yang ditutup dengan kehadiran Clive Rosefield dari Final Fantasy 16. Di awal tahun 2025, kejutan besar datang dengan konfirmasi bahwa Anna Williams akan menjadi karakter pertama yang bergabung dalam Season 2 Character Pass. Dalam sesi Tekken Talk yang khusus membahas kehadiran Anna, berbagai detail menarik mengenai konten terbaru akhirnya terungkap.

Sebagai pembuka musim baru, Tekken 8 akan menghadirkan Pac-Man Stage untuk merayakan ulang tahun ke-45 game legendaris tersebut. Arena ikonik ini dijadwalkan rilis pada musim panas tahun ini, bersamaan dengan debut Anna Williams yang diperkirakan tersedia mulai 31 Maret. Selain Anna, dua karakter klasik dari seri Tekken juga dipastikan akan bergabung dalam Season 2. Meskipun identitas mereka belum diungkapkan, banyak penggemar berspekulasi bahwa Armor King dan Lei Wulong bisa menjadi kandidat kuat.

Selain kembalinya karakter lama, Season 2 juga akan memperkenalkan petarung orisinal yang belum pernah muncul sebelumnya, lengkap dengan arena eksklusif. Bagi yang ingin menikmati keseluruhan konten Season 2, tersedia beberapa opsi pembelian, yaitu Season 2 Character & Stage Pass seharga $39,99, yang mencakup akses awal, serta Season 2 Character Only Pass seharga $29,99. Setiap karakter baru dibanderol sekitar $7,50, sedangkan tambahan stage dijual seharga $5 per arena. Dengan hadirnya berbagai konten menarik ini, Tekken 8 terus memberikan pengalaman bertarung yang lebih seru bagi para penggemarnya.

Lollipop Chainsaw RePOP Hadirkan Nightmare Mode, Siap Uji Nyali Pemain

Penggemar Lollipop Chainsaw RePOP akan segera mendapatkan tantangan baru dengan kehadiran Nightmare Mode, yang dijadwalkan rilis pada April 2025. Mode ini akan meningkatkan tingkat kesulitan permainan secara signifikan, menguji refleks dan strategi pemain dalam menghadapi gerombolan zombie yang lebih brutal dan agresif. Dengan tantangan yang lebih besar, pemain harus lebih cermat dalam mengelola sumber daya, memilih serangan yang tepat, serta menghindari serangan mematikan dari musuh yang semakin cerdas.

Dalam Nightmare Mode, musuh tidak hanya memiliki kekuatan yang lebih besar, tetapi juga pola serangan yang lebih sulit diantisipasi, memaksa pemain untuk terus beradaptasi di setiap pertempuran. Pemain harus memanfaatkan berbagai senjata dan kemampuan secara lebih taktis agar dapat bertahan hidup. Selain itu, beberapa mekanik baru juga akan diterapkan, seperti perubahan pada sistem pertahanan dan peningkatan agresivitas AI lawan, membuat pengalaman bermain lebih menegangkan dibandingkan dengan versi standar.

Sebagai remaster dari game klasik Lollipop Chainsaw, RePOP tetap mempertahankan daya tarik orisinalnya dengan peningkatan grafis serta sejumlah penyesuaian gameplay yang lebih modern. Visual yang lebih tajam dan animasi yang lebih halus memberikan pengalaman yang lebih imersif bagi pemain lama maupun baru. Mode terbaru ini dirancang untuk menambah kedalaman permainan, terutama bagi mereka yang mencari tantangan lebih setelah menyelesaikan cerita utama.

Bagi yang belum mengenal game ini, Lollipop Chainsaw RePOP adalah game hack-and-slash yang mengikuti kisah Juliet Starling, seorang pemandu sorak yang juga seorang pemburu zombie. Dengan aksi pertarungan yang cepat, beragam senjata unik, dan elemen humor khasnya, game ini tetap menjadi favorit para penggemar genre aksi. Dengan hadirnya Nightmare Mode, baik pemain lama maupun baru bisa menikmati pengalaman yang lebih menantang saat bertarung melawan gerombolan mayat hidup. Jangan lewatkan pembaruannya pada April 2025!

Resident Evil 3 Remake Kini Hadir di Perangkat Apple, Hadirkan Teror di Genggaman

Kabar gembira bagi para penggemar survival horror! Resident Evil 3 Remake kini resmi tersedia untuk perangkat iPhone, iPad, dan Mac, membawa pengalaman bertahan hidup dari Raccoon City ke platform mobile. Dengan dukungan teknologi Apple Silicon, game ini dioptimalkan untuk menghadirkan visual memukau dan gameplay yang tetap lancar di perangkat yang lebih kecil. Para pemain kini bisa kembali merasakan ketegangan saat Jill Valentine menghadapi gerombolan zombie dan ancaman Nemesis tanpa kehilangan kualitas grafis maupun performa.

Salah satu fitur unggulan dalam versi ini adalah dukungan cross-progression, yang memungkinkan pemain untuk melanjutkan permainan dari satu perangkat ke perangkat lainnya tanpa kehilangan progres. Selain itu, kontrol layar sentuh telah disesuaikan agar tetap nyaman digunakan, meskipun pemain juga bisa menggunakan kontroler eksternal untuk pengalaman bermain yang lebih maksimal. Dengan opsi pengaturan grafis yang fleksibel, pemain dapat menyesuaikan kualitas visual sesuai dengan kemampuan perangkat mereka, memastikan keseimbangan antara performa dan tampilan yang optimal.

Langkah Capcom untuk membawa Resident Evil 3 Remake ke ekosistem Apple memperluas jangkauan game ini dan memberikan akses lebih luas bagi penggemar. Dengan kehadiran versi mobile ini, pemain kini bisa merasakan kengerian kota yang dipenuhi zombie kapan saja dan di mana saja, tanpa harus bergantung pada konsol atau PC. Adaptasi ini semakin membuktikan bahwa pengalaman gaming berkualitas tinggi kini dapat dinikmati dalam genggaman tangan. Ditambah lagi, dengan dukungan pembaruan konten dan optimalisasi yang terus dilakukan, pengalaman bermain di perangkat Apple akan semakin memuaskan dan mendekati versi konsol maupun PC.

Silent Hill F Dilarang Beredar di Australia, Penyebabnya Masih Tidak Jelas

Berita mengejutkan datang bagi para penggemar game horor di Australia. Mereka tidak akan dapat merasakan pengalaman seru dan atmosfer menegangkan dari game terbaru Konami, Silent Hill F.

Badan Klasifikasi Film dan Video Australia (IARC) memutuskan untuk melarang peredaran Silent Hill F, yang berarti game tersebut saat ini tidak dapat dijual di negara tersebut.

Alasan di balik larangan ini masih belum jelas. IARC belum memberikan penjelasan mengenai alasan keputusan mereka untuk memblokir game ini. Namun, langkah semacam ini bukan kali pertama terjadi di Australia.

Pada tahun 2008, game Silent Hill: Homecoming juga sempat dilarang beredar di negara tersebut karena dianggap mengandung adegan kekerasan ekstrem yang tidak pantas untuk konsumsi publik. Meski demikian, game tersebut akhirnya dapat dirilis setelah mengalami pemotongan konten.

Selain Silent Hill, beberapa game lain yang pernah mengalami nasib serupa di antaranya Hotline Miami 2, South Park: The Stick of Truth, dan Saints Row 4. Larangan ini umumnya terkait dengan konten yang mengandung kekerasan seksual, penggunaan narkoba, atau adegan seksual yang melibatkan karakter di bawah umur.

Namun, hingga saat ini, alasan spesifik terkait Silent Hill F masih belum diungkap oleh IARC. Para penggemar game harus menunggu pengumuman resmi dari badan klasifikasi Australia.

Sementara itu, Konami belum memberikan informasi mengenai tanggal pasti peluncuran Silent Hill F. Saat ini, yang dapat diakses oleh para pemain adalah spesifikasi PC yang dibutuhkan untuk memainkan game ini. Kabar baiknya, spesifikasi tersebut tidak mengharuskan pemain untuk menggunakan perangkat keras terbaru.

Berikut adalah spesifikasi PC untuk memainkan Silent Hill F:

Spesifikasi Minimum

  • Sistem Operasi: Windows 64-bit
  • Prosesor: Intel Core i5-8400 atau AMD Ryzen 5 2600
  • RAM: 16GB
  • Grafis: Nvidia GeForce GTX 1070 Ti atau AMD Radeon RX 5700
  • DirectX: Versi 12
  • Penyimpanan: 50GB (SSD)

Spesifikasi yang Direkomendasikan

  • Sistem Operasi: Windows 64-bit
  • Prosesor: Intel Core i7-9700 atau AMD Ryzen 5 5500
  • RAM: 16GB
  • Grafis: Nvidia GeForce RTX 2080 atau AMD Radeon RX 6800XT
  • DirectX: Versi 12
  • Penyimpanan: 50GB (SSD)

Dengan informasi ini, setidaknya para gamer bisa mempersiapkan perangkat mereka untuk memainkan Silent Hill F jika game ini akhirnya dapat dirilis di Australia.

Chemical-Burn, FPS Baru Penerus Spiritual Half-Life 2 dari Tim Modder NoVR

Tim yang sebelumnya sukses mengembangkan mod Half-Life Alyx NoVR kini tengah mengerjakan proyek game FPS terbaru mereka, Chemical-Burn. Game ini digadang-gadang sebagai penerus spiritual Half-Life 2, menghadirkan nuansa serta mekanisme yang sangat familiar bagi para penggemar franchise legendaris Valve. Sejak lama, komunitas pemain menantikan kehadiran Half-Life 3, namun hingga kini, Valve belum memberikan kepastian mengenai kelanjutan seri tersebut. Half-Life: Alyx memang menjadi langkah maju dengan kualitas yang luar biasa, tetapi keterbatasan penggunaan headset VR membuat banyak pemain tak bisa menikmati pengalaman itu. Hal ini mendorong lahirnya proyek Half-Life Alyx NoVR, yang kini berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar—game orisinal berjudul Chemical-Burn.

Dalam game ini, pemain akan berperan sebagai Cindy, seorang protagonis yang menjelajahi dunia dystopian berbahaya bersama anjing setianya, Buddy. Mereka harus bertahan melawan berbagai ancaman seperti drone, robot, dan makhluk lainnya. Dari segi desain, Chemical-Burn sangat terinspirasi oleh Half-Life 2, mulai dari bentuk senjata hingga atmosfer kota yang mirip dengan Water Hazard di HL2. Bahkan, karakter Buddy yang menemani Cindy mengingatkan pada Dog, robot ikonik dari Half-Life 2.

Meskipun memiliki banyak elemen yang mengacu pada Half-Life, Chemical-Burn tetap menghadirkan inovasi tersendiri. Buddy bukan sekadar pendamping, tetapi juga memiliki peran aktif dalam pertempuran, membantu mengumpulkan amunisi, dan membuka jalur tersembunyi. Selain itu, game ini mengusung elemen immersive simulation yang memungkinkan pemain menyusun strategi dalam pertarungan. Pemain juga dapat memiliki apartemen pribadi yang berfungsi sebagai tempat berlindung sekaligus memperdalam cerita dunia dalam game.

Selain Half-Life, Chemical-Burn juga mendapat pengaruh besar dari System Shock, terutama dalam desain dunia serta musuhnya. Pemimpin proyek, Anthony Marrelli, mengungkapkan bahwa mereka mengadaptasi unsur body horror, seperti manusia yang diubah menjadi zombi sintetis dan kehadiran anjing mekanik menyeramkan yang terinspirasi dari System Shock 2. Tim pengembang menargetkan perilisan demo pada akhir 2025, dengan versi penuh dijadwalkan rilis pada 2026. Bagi yang tertarik, Chemical-Burn kini sudah bisa dimasukkan ke dalam daftar keinginan di Steam.